Apa kamu tidak lelah?
Apa kamu tidak lelah berpura-pura seperti itu? Menjadi manusia kuat yang seolah mampu terus berjalan dengan tegap.
Seringkali pikiranmu terlalu angkuh, dengan meyakinkan hatimu bahwa ia baik-baik saja. Ia tidak boleh mengalirkan darahnya sehingga membuatmu meteskan air mata. Kamu membubuhi hatimu dengan nada-nada major, lagu-lagu riang, dan menyumbat aliran darahnya dengan kata-kata bijak.
Hei, dia adalah hati. Perlakukan ia selayaknya hati. Dan dengan hati-hati.
Sekali waktu, ajak hatimu berdiskusi. Tekan egomu. Kehidupan yang sudah kamu jalani, situasi-situasi yang memaksamu untuk berpikir keras, dan buku-buku yang sudah kamu baca, tentunya telah mampu membuat pikiranmu lebih dewasa.
Hidup tidak harus baik-baik saja. Kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan lah yang membuat kita menjadi manusia seutuhnya. Memiliki rasa.
Jadi tak apa, karena kita memang manusia biasa. Wajar untuk terluka, untuk tidak baik-baik saja. Dan wajar meneskan air mata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar